Jumat, 01 Januari 2016

PROPOSAL PKMM-PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA CLUWUK KECAMATAN TULIS KABUPATEN BATANG DALAM PENGOLAHAN UBI UNGU ( Ipomoea batatas Poir) MENJADI BISKUIT BETA KAROTEN DAN SIRUP KAYA VITAMIN A

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA CLUWUK KECAMATAN TULIS KABUPATEN BATANG DALAM PENGOLAHAN UBI UNGU ( Ipomoea batatas Poir) MENJADI BISKUIT BETA KAROTEN DAN SIRUP KAYA VITAMIN A


Usulan Program Kreativitas Mahasiswa

Judul Program
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA CLUWUK KECAMATAN TULIS KABUPATEN BATANG DALAM PENGOLAHAN UBI UNGU ( Ipomoea batatas Poir) MENJADI BISKUIT BETA KAROTEN DAN SIRUP KAYA VITAMIN A

Bidang Kegiatan
PKM Pengabdian Masyarakat (PKMM)


Diusulkan Oleh :
Ismawati                                (10120207 / 2010)
Lutfi Qudsiyah                     (08320357 / 2008)
Miftakhul Novita                  (08320360 / 2008)
Siti Asmaul Khusna             (06310393 / 2006)


INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PGRI SEMARANG
KOTA SEMARANG
2011
 

FORMAT HALAMAN PENGESAHAN USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

1.      Judul Kegiatan                        : PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA CLUWUK KECAMATAN TULIS KABUPATEN BATANG DALAM PENGOLAHAN UBI UNGU (Ipomoea batatas Poir) MENJADI BISKUIT BETA KAROTEN DAN SIRUP KAYA VITAMIN A
2.      Bidang Kegiatan                     : PKMM
3.      Bidang Ilmu                            : Sosial Ekonomi
4.      Ketua Pelaksana Kegiatan      :
a.       Nama Lengkap                             : Ismawati
b.      NPM                                            : 10120207
c.       Jurusan                                         : Pendidikan Guru Sekolah Dasar
d.      Institut                                         : IKIP PGRI Semarang
e.       Alamat Rumah dan No. Hp         : Desa Cluwuk Rt/Rw: 03/01, Kec. Tulis, Kab. Batang
f.       Alamat E-mail                              : ieztma_mia6@yahoo.com
5.      Anggota Pelaksana Kegiatan              : 4 orang
6.      Dosen Pendamping
a.       Nama Lengkap dan Gelar            : Aryo Andri Nugroho, S. Si., M. Pd.
b.      NPP                                              : 118401334
c.       Alamat Rumah dan No. Hp         : Jalan Raya Bulakamba, no. 171, Semarang / 085640304437
7.      Biaya Kegiatan Total
a.       DIKTI                                          : Rp 6.635.000,-
b.      Sumber lain                                  : -
8.      Jangka Waktu Pelaksanaan                 : 4 bulan
                                                                                                                          

                                                                  Semarang , 7 Oktober 2011
Mengetahui,
  Ketua Jurusan PGSD,                             Ketua Pelaksana,



  Drs.Djariyo, M. Pd                                 Ismawati
NIP. 195106171981030002                   NPM.10120207

Pembantu Rektor III                              Dosen Pendamping,
Bidang Kemahasiswaan,                                



Drs. Supriyono PS, M.Si                         Aryo Andri Nugroho, S.Si.,M.Pd.
NIP. 196000521988031001                  NPP. 118401334

A.     JUDUL PROGRAM

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT  DESA CLUWUK KECAMATAN TULIS KABUPATEN BATANG DALAM PENGOLAHAN UBI UNGU (Ipomoea Batatas Poir) MENJADI BISKUIT  BETA KAROTEN DAN SIRUP KAYA VITAMIN A
  

A.     LATAR BELAKANG MASALAH

Ubi ungu (Ipomoea Batatas Poir) merupakan jenis tanaman herba dari kelas Magnoliopsida, yang berarti tumbuhan yang bentuknya menyerupai corong atau terompet/ lonceng, dan memiliki panjang ± 5 m (Syamsul dan Hutapea, 1991). Secara rinci, klasifikasinya sebagai berikut.

Kingdom   : Plantae (Tumbuhan)
Divisio       : Magnoliophyta
Kelas         : Magnoliopsida
Ordo          : Solanales
Family       : Convolvulaceae
Genus        : Ipomoea                         
Spesies      : Ipomoea batatas Poir
Gambar 1. Tanaman Ubi Ungu
Ubi ungu memiliki batang yang berbentuk bulat, bergetah, dan beruas-ruas. Daunnya berupa daun tunggal yang bertangkai, dengan ujung yang runcing dan tepi rata. Bunga berbentuk menyerupai terompet dan tumbuh di ketiak daun, kelopaknya seperti lonceng, dengan mahkota bunga yang bentuknya corong (Syamsul dan Hutapea, 1991).
Ubi ungu merupakan sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi. Selain itu, ubi jenis ini juga berfungsi sebagai sumber vitamin dan mineral. Vitamin yang terkandung dalam ubi jalar antara lain vitamin Avitamin C, thiamin (vitamin B1), dan riboflavin. Sedangkan mineral dalam ubi jalar diantaranya adalah zat besi (Fe), fosfor (P), dan kalsium (Ca) (Astiti, 2008).

Berikut ini adalah tabel perbandingan kandungan gizi yang ada pada ubi ungu dan ubi merah.
Tabel 1. Perbandingan Kandungan Gizi
No.
Zat Gizi
Ubi Ungu
Ubi Merah
1
Kalori (kkal)
123 kkal
-
2
Protein
1,8 g
1,8 g
3
Lemak
0,7 g
0,7 g
4
Karbohidrat
27,9 g
27,9 g
5
Kalsium
30 mg
49 mg
6
Fosfor
49 mg
-
7
Besi
0,7 mg
-
8
Vitamin A
7.700 mg
2.310 mcg
9
Vitamin B1
22 mg
-
10
Vitamin C
20,09 mg
20 mg
11
Mineral
-
1,1 g
Ubi jalar ungu ini juga mengandung suatu senyawa yang disebut anthosianin. Anthosianin merupakan sekelompok zat warna berwarna kemerahan yang larut dalam air dan tersebar luas di dunia tumbuh-tumbuhan. Antosianin bermanfaat bagi kesehatan tubuh karena dapat berfungsi sebagai antioksidan, antihipertensi, dan pencegah gangguan fungsi hati, jantung koroner, kanker, dan penyakit-penyakit degeneratif, seperti arteosklerosis. Antosianin juga mampu menghalangi laju perusakan sel radikal bebas akibat Nikotin, polusi udara, dan bahan kimia lainnya. Antosianin berperan dalam mencegah terjadinya penuaan, kemerosotan daya ingat dan kepikunan, polyp, asam urat, penderita sakit maag (asam lambung). Selain itu, antosianin juga memiliki kemampuan menurunkan kadar gula darah (antihiperglisemik) (Astiti, 2008).
Selain itu, ubi ungu juga mengandung betakaroten yang tinggi. Betakaroten merupakan bahan pembentuk vitamin A dalam tubuh. Makin pekat warna jingganya, makin tinggi kadar betakarotennya. Betakaroten sebagai provitamin A pada ubi jalar ungu berkhasiat sebagai "obat mata" dan dapat mencegah stroke. Manfaat lain ubi jalar ungu mengendalikan produksi hormon melatonin yang dihasilkan oleh kelenjar pineal di dalam otak. Melatonin merupakan antioksidan handal yang menjaga kesehatan sel dan sistem saraf otak, sekaligus mereparasinya jika ada kerusakan. Sehingga, dengan rajin makan ubi jalar ungu, ketajaman daya ingat dan kesegaran kulit serta organ tetap terjaga. Keterbatasan produksi melatonin berbuntut menurunkan produksi hormon endokrin sehingga sistem kekebalan tubuh merosot. Kondisi ini memudahkan terjadinya infeksi dan mempercepat laju proses penuaan (Arimbawa, 2008).
Ubi adalah salah satu jenis bahan makanan yang sudah sangat merakyat dan melimpah keberadaannya di Indonesia, termasuk bagi warga Desa Cluwuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Selama ini, ubi hanya diolah dengan cara dibuat kripik,  dikukus, digoreng, dan dibakar. Kebayakan dari cara pengolahan tersebut tergolong sangat sederhana dan masyarakat sendiri belum mengetahui manfaat dari zat-zat yang terkandung dalam ubi tersebut.
Untuk itulah diperlukan suatu inovasi baru untuk mengolah ubi ungu yang kaya antioksidan dan beta keroten ini agar bisa memiliki nilai gizi yang tinggi dan dapat meningkatkan kondisi perekonomian petani setempat. Dan salah satu caranya adalah dengan mengolah ubi ungu menjadi sirup antioksidan dan biskuit beta karoten.
Walaupun sekarang ini sudah banyak produk biskuit dan sirup yang beredar di pasaran, tetapi kwalitas dan mutu sirup dan biskuit ubi ungu inipun tidak kalah bila dibandingkan dengan sirup yang telah ada di pasaran. Selain itu, sirup dan  biskuit ubi ungu juga bermanfaat untuk mengobati penyakit hati (liver).

A.      RUMUSAN PERMASALAHAN
Setelah melihat apa yang dipaparkan pada latar belakang masalah, dapat diketahui bahwa kurangnya pengetahuan petani di Desa Cluwuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang tentang cara mengolah ubi ungu agar memiliki nilai gizi dan nilai jual yang lebih tinggi, merupakan alasan dilakukannya kegiatan PKMM ini, dengan rumusan masalah sebagai berikut :
1.      Bagaimana cara mengolah ubi ungu menjadi biskuit beta karoten dan sirup kaya vitamin A agar memiliki nilai gizi dan nilai jual yang lebih tinggi?
2.      Bagaimana cara memberikan pengarahan terhadap masyarakat Desa Cluwuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang agar dapat mengolah ubi ungu menjadi biskuit beta karoten dan sirup kaya vitamin A yang nantinya dapat dijadikan sebagai peluang bisnis bagi masyarakat setempat?
B.     TUJUAN PROGRAM
Adapun tujuan dari program ini, antara lain :
1.      Mengubah ubi ungu menjadi produk berupa biskuit beta karoten dan sirup kaya vitamin A yang memiliki nilai gizi dan nilai jual yang tinggi.
2.      Meningkatkan keterampilan petani di Desa Cluwuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.
3.      Membuka peluang bisnis bagi masyarakat dan menumbuhkan jiwa pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

C.     LUARAN YANG DIHARAPKAN
Luaran yang diharapkan dalam program ini, yaitu :
1.      Terciptanya produk berupa biskuit betakaroten dan sirup kaya vitamin A yang memiliki gizi tinggi.
2.      Peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Cluwuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.
3.      Tumbuhnya jiwa pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat.

D.     KEGUNAAN PROGRAM
Program PKMM ini memiliki beberapa kegunaan, yaitu :
1.  Membantu dan meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Cluwuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang agar dapat mengolah ubi ungu menjadi biskuit beta kroten dan sirup kaya vitamin A.
2.      Mengaplikasikan ilmu yang dimiliki mahasiswa untuk membantu masyarakat.
3.      Membuka peluang bisnis bagi masyarakat

E.     GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN
Sebagai salah satu daerah agraris di Indonesia, Kabupaten Batang memiliki potensi yang cukup tinggi dalam hal pertanian, karena itulah kebanyakan masyarakat di Kabupaten Batang, misalnya di Desa Cluwuk Kecamatan Tulis banyak yang menjadi petani. Lahan pertanian tersebut banyak ditanami bahan-bahan pangan seperti padi, ketela pohon, ubi ungu, dan sayur-sayuran.
Secara geografis, lokasi Desa Cluwuk sangat terpencil yang jauh dari desa lain. Setelah ±1 km yang melewati hutan dan persawahan, baru akan menjumpai desa Kebumen yang terletak di sebelah Barat Desa Cluwuk. Di sebelah utara akan dijumpai Desa Sijo dengan jarak ±1,5 km yang melewati persawahan dan hutan jati. Di sebelah Timur akan dijumpai Desa Durenombo dengan jarak ±2 km yang melewati kebun karet. Dan di sebelah selatan hanya ada lahan persawahan dan perkebunan karet. Dengan banyaknya sawah yang ada di daerah ini membuat warga di sini sebagian besar bekerja sebagai petani. Bahkan, dari data yang diperoleh di kantor balai desa setempat menunjukkan bahwa di Desa Cluwuk terdapat kurang lebih 150 orang petani dan 110 orang buruh tani, yang kesemuanya terbagi dalam 2 kelompok tani. Tiap kelompok tani ini diketuai oleh Bapak Suyitno dan Bapak Darsuni.
Lahan pertanian tersebut sebagian besar ditanami bahan pangan, salah satunya ubi ungu. Biasanya masyarakat menanamnya di musim penghujan yakni antara bulan September hingga April, dan kemudian ubi ungu siap dipanen pada usia 4 bulan. Pada dasarnya ubi ungu hanya dipandang sebagai makanan yang tradisional, padahal ubi ungu dapat menjadi sesuatu yang lebih bervariatif untuk dikonsumsi bahkan layak juga untuk dijadikan peluang usaha. Seperti halnya sebagai bahan baku pembuatan sirup dan biskuit. Namun, pengetahuan masyarakat Desa Cluwuk yang masih kurang akan manfaat ubi ungu, menjadikan ubi ungu tidak bernilai lebih selain sebagai makanan tradisional yang monoton.
Untuk itulah, diperlukan adanya suatu peningkatan pengetahuan dan wawasan melalui pengarahan kepada masyarakat Desa Cluwuk  tentang bagaimana mengolah ubi ungu agar memiliki manfaat yang lebih dan tidak hanya menjadi sebatas makanan tradisional yang monoton. Misalnya dengan mengolah ubi ungu menjadi sirup dan biskuit.
Diolahnya ubi ungu menjadi sirup dan biskuit, dapat membawa angin segar bagi masyarakat dalam pemanfaatan ubi ungu menjadi makanan yang lebih bervariatif, menarik serta mampu membuka peluang usaha bisnis baru bagi masyarakat setempat.

F.      METODE PELAKSANAAN PROGRAM
Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu : (1) Tahap Persiapan (2) Tahap Pelaksanaan dan (3) Tahap Monitoring.
Pada tahap persiapan meliputi perijinan pelatihan, persiapan tempat untuk pelatihan, persiapan bahan dan perlengkapan untuk pelatihan.
1.         Biskuit Beta Karoten
a.       Alat dan Bahan yang perlu digunakan meliputi :
Alat :  Panci, Alat Pengaduk, Oven, Loyang, Mangkok, Cetakan Biskuit sesuai selera, dan Toples yang telah disterilkan
Bahan : Tepung Ubi Ungu (siap pakai ), Susu Formula Lanjutan, Mentega, Telur, Gula Halus, Vanili, dan Garam
b.      Cara Kerja
1)      Campur tepung ubi dan susu, aduk rata.
2)      Kocok telur dan mentega hingga halus.
3)      Campur dengan tepung ubi dan susu, aduk rata.
4)      Cetak sesuai selera.
5)      Panggang selama 20 menit pada suhu 1800C. Apabila sudah matang dan dingin, masukkan dan ditata semenarik mungkin ke dalam toples yang telah disterilkan dengan cara dipanaskan dalam oven listrik atau oven api pada suhu 100°c selama 2 jam.
Berikut Skema Pembuatan Biskuit Beta Karoten :


 








Gambar 2. Skema Pembuatan Biskuit Betakaroten
2.         Sirup Kaya Vitamin A
a.       Alat dan Bahan yang perlu digunakan meliputi :
Alat          :       Blender, Pisau, Panci, Baskom, Alat Pengaduk, Corong, Penyaring, Botol dan Tutup yang telah disterilkan
Bahan      :       Ubi Ungu, Gula Halus, Asam Sitrat, Garam, dan Air.
b.   Cara Kerja
1)      Cuci ubi ungu sampai bersih, lalu dipotong dengan ukuran 1-2 cm.
2)      Kukus ubi sampai seluruh permukaannya berwarna ungu (5 menit).
3)      Potongan ubi ungu dikupas kulitnya dan diblender dengan sedikit air.
4)      Saring dengan kain saring sehingga diperoleh cairan ubi yang berwarna ungu.
5)      Campurkan dengan gula pasir, dimasak sampai mendidih. Selanjutnya masukkan asam sitrat.
6)      Sirup siap dikemas dalam botol yang telah disterilkan dengan cara botol dipanaskan dalam oven api pada suhu 100°c selama 2 jam.
Berikut Skema Pembuatan Sirup Kaya Vitamin A :


 









Gambar 3. Skema Pembuatan Sirup Kaya Vitamin A
Pada tahap kedua yaitu tahap pelaksanaan yang meliputi penyuluhan dan sosialisasi serta pelatihan langsung, yang akan dilaksanakan di Desa Cluwuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Kegiatan pelatihan pembuatan Sirup dan biskuit ubi ungu ini akan bekerjasama dengan masyarakat Desa Cluwuk, serta turut melibatkan peran dari ibu-ibu PKK di desa ini. Dengan pembagian peran yaitu masyarakat akan membantu memanen ubi ungu yang ada di kebun yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan biskuit beta karoten dan sirup kaya vitamin A. Untuk selanjutnya tim pelaksana akan mengumpulkan ibu-ibu pengurus PKK yang berjumlah 27 orang untuk memberikan pengarahan serta mengajarkan cara mengolah ubi ungu  menjadi biskuit beta karoten dan sirup kaya vitamin A. Dan setelah dirasa cukup mengerti dan dapat mempraktikan sendiri, para ibu-ibu pengurus PKK tadi akan mengajarkan apa yang sudah diterimanya selama proses pelatihan kepada ibu-ibu anggota PKK lainnya di Desa Cluwuk. 
Pada tahap ketiga (monitoring), peserta dipandu oleh tim pelaksana PKMM dan tim evaluasi dari pusat dalam kegiatan pelatihan pembuatan biskuit beta karoten dan sirup kaya vitamin A. Serta evaluasi hasil yang telah dilaksanakan selama pelatihan. Setelah itu dilaksanakan penyusunan dan penyerahan laporan oleh tim pelaksana kepada tim pemantau/ evaluator dari pusat.

G.    JADWAL KEGIATAN PROGRAM
Program Kreativitas Mahasiswa ini direncanakan dalam waktu 4 bulan pada tahun 2012. Perkiraan waktu dan pokok program pengabdian ini disajikan pada  Tabel 2 di bawah ini:
Tabel 2. Jadwal Kegiatan
No
Kegiatan
Bulan
I
II
III
IV
1.
Perijinan, Perjanjian, Persiapan tempat, dan Perlengkapan
ü   



2.
Penyuluhan kepada masyarakat dan pelatihan pembuatan sirup dan biskuit ubi ungu

ü   


3.
Produksi sirup dan biskuit ubi ungu oleh masyarakat dan pengkaderan

ü   
ü   

4.
Pemantauan, evaluasi, dan penyusunan laporan



ü   

 Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKMM) akan melakukan beberapa kegiatan pasca pelaksanaan sebagai bentuk rasa tanggungjawab kami dari kegiatan PKMM ini. Pemantauan dan pengawasan terjadwal akan kami lakukan meskipun masa program PKMM ini telah usai. (selama 2 bulan program PKMM).
Harapan kami setelah program PKMM selesai, masyarakat mempunyai keahlian dalam mengolah ubi ungu menjadi biskuit beta karoten dan sirup kaya vitamin A yang mempunyai nilai gizi dan nilai jual yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kami akan melatih dan mengkader beberapa masyarakat yang mengikuti pelatihan pembuatan ubi ungu tersebut.
Upaya-upaya tersebut kami lakukan agar tetap terjalinnya silahturahmi antara tim PKMM dengan pihak mitra yaitu masyarakat Desa Cluwuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, sebagai wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

H.     RANCANGAN BIAYA
No.
Nama Barang
Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
A.
Biaya Penyuluhan


1.
Whiteboard
@   35.000 X 1 buah
35.000
2.
Spidol Boardmarker
@    4.500 X 4 buah
18.000
3.
Penghapus
@    3.500 X 2 buah
7.000
4.
Pembuatan Modul
@    5.000 X 30 buah
150.000
5.
Gunting
@    4.500 X 2 buah
9.000
6.
Buku Tulis
@    1.500 X 30 buah
45.000
7.
Bolpoint
@  12.500 X 3 pack
37.500
8.
Penggaris Kayu
@    7.500 X 1 buah
7.500
9.
Konsumsi Penyuluhan Pelatihan (3 bulan)

500.000
Jumlah Biaya Penyuluhan
809.000
B.
Biaya Praktek Lapangan


1.
Telor
@ 12.500 X 10 kg
85.000
2.
Ubi Ungu
@   3.500 X 40 kg
140.000
3.
Garam
@   1.500 X 5 bungkus
7.500
4.
Gula pasir
@ 10.000 X 5 kg
50.000
5.
Tepung Terigu
@   9.500 X 8 kg
76.000
6.
Baking Powder
@   8.000 X 1 kg
8.000
7.
Room Butter / mentega
@   9.000 X 1 kg
9.000
8.
Vanili
@   5.000 X 3 kg
15.000
9.
Gula Halus
@   7.000 X 14 kg
98.000
10.
Sewa Oven
@ 50.000 X 3 buah X 3 bulan
450.000
11.
Cetakan biskuit
@      500 X 50 buah
25.000
12.
Loyang
@ 25.000 X 8 buah
200.000
13.
Pisau
@   7.500 X 12 buah
90.000
14.
Panci
@ 75.000 X 6 buah
450.000
15.
Solet / Pengaduk
@     2.000 X 6 buah
12.000
16.
Blender
@120.000 X 3 buah
360.000
17.
Penyaring & Kain saring
@ 10.000 X 6 buah
60.000
18.
Botol & tutup
@   2.000 X 40 buah
80.000
19.
Susu formula lanjutan
@ 18.000 X 5 pak
90.000
20.
Baskom
@ 10.000 X 8 buah
80.000
21.
Ember
@ 20.000 X 8 buah
160.000
22.
Sewa Kompor Gas
@ 75.000 X 6 buah X 3 bulan
1.350.000
23.
Gas LPG
@ 13.500 X 25 kali isi ulang
337.500
24.
Asam sitrat
@   4.000 X 15 ons
60.000
25.
Corong
@   3.000 X 6
18.000
26.
Toples
@   7.500 X 6 buah
45.000
27.
Timbangan
@ 50.000 X 1 buah
50.000
Jumlah Biaya Praktek Lapangan
4.371.000
C.
Akomodasi


1.
Transportasi

200.000
2.
Komunikasi

100.000
3.
Humas

100.000
Jumlah Biaya Akomodasi
400.000
D.
Biaya Lain – Lain


1.
Sewa Tempat Pelatihan
@100.000 X 3 bulan
300.000
2.
Sewa Kursi
@     2.500 X 40 Buah
100.000
3.
HVS Kuarto
@   35.000 X 2 rim
70.000
4.
Tinta Printer
@   20.000 X 3 buah
60.000
5.
Dokumentasi

100.000
Jumlah Biaya Lain-lain
630.000
E.
Penyusunan Proposal dan Laporan


1.
Pembuatan dan penggandaan proposal

100.000
2.
Pembuatan laporan hasil PKM

100.000
3.
Catridge

150.000
4.
Flasdisk 1 GB

75.000
Jumlah Biaya Penyusunan Proposal dan Laporan
425.000
Total Biaya Keseluruhan
6.635.000





I.        Lampiran
1.   Daftar riwayat hidup ketua kelompok, anggota kelompok, dan dosen pendamping.
2.   Denah lokasi Desa Cluwuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.
3.   Surat pernyataan kerjasama antara masyarakat Desa Cluwuk dengan pelaksana program PKMM.

Lampiran 1 : Biodata Kelompok
1.      Ketua Kelompok
Nama                                    : Ismawati
Tempat, Tanggal Lahir         : Batang, 16 Juni 1992
Agama                                  : Islam
Status                                   : Mahasiswa
Jenis Kelamin                       : Perempuan
Alamat                                 : Desa Cluwuk, Rt / Rw: 03 / 01, Kec. Tulis, Kab. Batang    
No. Hp                                             No. Hp                                 : 085641531592

                                                                                    Semarang, 7 Oktober 2011

                                                                                            Ismawati
                                                                                            NPM. 10120207

2.      Anggota Kelompok
a.       Nama                              : Lutfi Qudsiyah
Tempat, Tanggal Lahir   : Demak, 20 Agustus 1990
Agama                            : Islam
Status                             : Mahasiswa
Jenis Kelamin                 : Perempuan
Alamat                           : Desa Bango, Rt/ Rw 01/04 Kecamatan Demak, Kabupaten Demak 
No. Hp                           : 085325037633

                                                                                    Semarang, 7 Oktober 2011

                                                                                            Lutfi Qudsiyah
                                                                                            NPM. 08320357

b.      Nama                              : Miftakhul Novita
Tempat, Tanggal Lahir   : Pekalongan, 10 Februari 1990
Agama                            : Islam
Status                             : Mahasiswa
Jenis Kelamin                 : Perempuan
Alamat                           : Desa Kwagean Gending, Rt/Rw 02/01 No. 68, Wonopringgo, Pekalongan
No. Hp                           : 085640268400
                                                                                   
                                                                                    Semarang, 7 Oktober 2011

                                                                                            Miftakhul Novita
                                                                                            NPM. 08320360

c.       Nama                              : Siti Asmaul Khusna
Tempat, Tanggal Lahir   : Kendal, 22 Juli 1988
Agama                            : Islam
Status                             : Mahasiswa
Jenis Kelamin                 : Perempuan
Alamat                           : Desa Sumbersari, Rt / Rw 01 / 02, Kec. Ngampel, Kab. Kendal    
No. Hp                           : 087832503983
                                                               
                                                                                    Semarang, 7 Oktober 2011

                                                                                            Siti Asmaul Khusna
                                                                                            NPM. 06310393




DAFTAR RIWAYAT HIDUP DOSEN PENDAMPING

Nama                                                      : Aryo Andri Nugroho.,S.Si. M.Pd
Tempat, Tanggal Lahir                            : Brebes, 18 Maret 1984
Agama                                                    : Islam
Jenis Kelamin                                          : laki-laki
Alamat                                                   : Jl. Raya Bulakamba No.171
No. Hp                                                    : 085640304437
Pendidikan Formal                                 :
·         2011 sampai sekarang                        : Dosen IKIP PGRI Semarang
·         2008 – 2010                                       : S2 UNNES
·         2003 – 2007                                       : S1 UNNES
·         1999 – 2002                                       : SMA Negeri 2 Brebes
·         1996 – 1999                                       : SMP Negeri 2 Brebes
·         1990 – 1996                                       : SD Negeri 01 Bulakamba
Hobi                                                         : Berenang, Naik gunung
Motto                                                       : Jangan mudah menyerah
                
                

                                                                        Semarang, 7 Oktober 2011



                                                                               Aryo Andri Nugroho, S.Si.,M.Pd.
                                                                               NPP.118401334











DENAH DESA CLUWUK KECAMATAN TULIS KABUPATEN BATANG
 


 




 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar